Sabtu, 06 Maret 2010

Prinsip Usability

Prinsip Usability adalah kemampuan suatu sistem untuk di pelajari, di pahami dan digunakan oleh pengguna. Ketika seseorang menggunakan suatu sistem secara tidak sengaja orang tersebut telah mengingat cara-cara untuk menggunakan sistem tersebut.
Prinsip usability ada enam:
-Human Ability
-Prinsip Capabilities
-Memori
-Proses
-Observations
-Problem Solving

A.HUMAN ABILITIES
1. BAIK
- Kapasitas Long Term Memory (LTM) tidak terbatas
- Durasi LTM tidak terbatas dan komplex
- Kemampuan memahami tinggi
- Mekanisme konsentrasi powerful
- Pengenalan pola pikir powerful

2. BURUK
- Kapasitas Short Term Memory (STM) terbatas
- Durasi STM terbatas
- Akses yang tidak dapat diandalkan pada STM
- Proses yang cenderung salah
- Proses yang lambat

B.HUMAN CAPABILITIES
Faktor manusia ini harus diperhatikan, karena dari sinilah desain yang lebih baik didapatkan.
User perlu mengetahui hal-hal berikut dalam merancang :
-Penginderaan / Panca indra (Mata, Telinga, Peraba)
-Proses informasi
-Sistem Motor

C. MEMORI
1. Perceptual Buffer (Memori Sensor)
2. Short Term Memory (STM)
3. Intermediate
4. Long Term Memory (LTM)

Rabu, 17 Februari 2010

i, ROBOT


Cerita terjadi di Chicago 2035, di sebuah dunia di mana robot yang sering dilihat dan digunakan sebagai pelayan. Del Spooner (Smith) adalah seorang detektif polisi Chicago yang tidak menyukai kemajuan pesat teknologi, termasuk robot. Hal ini disebabkan oleh robot menyelamatkan Spooner dari kecelakaan mobil di mana seorang gadis di mobil lain tenggelam. robot selamatkan dia dan bukan gadis tersebut karena sudah dihitung bahwa ia memiliki probabilitas yang lebih baik untuk bertahan sehingga sejak saat itulah, Spooner jadi sangat membenci para robot.
Spooner selalu mencari alasan untuk mengenyahkan robot dari kehidupan manusia, dan dia menemukannya saat dia menerima panggilan dari pembuat robot terbesar, US Robotics. Kepala investor mereka diberitahukan bunuh diri, tapi Spooner tidak mempercayainya, dan menuduh ciptaan terakhir US Robotics yang diduga memiliki sesuatu seperti ekspresi emosi pada manusia yang diberi nama Sonny. Diceritakan, setelah melalui berbagai peristiwa, Spooner mulai mempercayai Sonny. Ternyata, VIKI(super komputer yang mengendalikan semua robot) yang mempunyai rencana jahat untuk memusnahkan manusia karena manusia saling menyakiti, sedangkan para robot tidak bisa melindungi karena bertentangan dengan hukum dasar mereka. Bersama-sama dengan Sonny, dan salah satu dokter dari US Robotics menghentikan invasi robot yang dikendalikan . Akhirnya semua robot diberikan sebuah tempat khusus yang agak berjauhan dari tempat kehidupan manusia dan manusia & robot pun bisa hidup dengan tenang tanpa ada yang saling mengganggu satu sama lain.

Komentar saya tentang film ini :
Pada tahun 2035 teknologi robot sudah sangat canggih salah satu buktinya robot sudah bisa memperkirakan kemungkinan seseorang untuk selamat. Tapi saya berharap agar manusia tidak menciptakan robot yang melebihi kepintaran manusia itu sendiri karena jika itu terjadi maka akibatnya akan seperti cerita di film ini dimana robot berusaha untuk memusnahkan manusia, karena bagaimanapun bumi ini diciptakan untuk manusia sehingga tetap manusialah yang harus berkuasa.

Analisis Tugas

Analisis Tugas adalah proses mengamati dan menggambarkan langkah-langkah dan hal-hal yang dilakukkan oleh manusia dalam melaksanakan tugas atau pekerjaannya. Selain itu juga analisis tugas berfungsi untuk memeriksa tugas-tugas user sehingga dapat diketahui dengan baik apa yang dibutuhkan user dari interface dan bagaimana mereka akan menggunakannya.
Contoh : Membuat Mie Instan
-Masukan air ke dalam panci
-Panaskan air
-Setelah air mendidih masukan mie
-Sambil menunggu, tuangkan bumbu ke dalam piring
-Angkat mie dari panci
-Aduk mie dengan bumbu hingga merata
-Mie siap untuk di santap

Sabtu, 07 November 2009

Tentang Saya

Nama saya Randi Pratama, saya lahir di Bogor 11 September 1990, saya tinggal di Bogor, lebih tepatnya lagi di Jalan Panaragan rt 02/06, no. 7, Bogor. Saya anak pertama dari dua bersaudara. Sekarang saya kuliah di Universitas Gunadarma jurusan Sistem Komputer.

Saya akan sedikit bercerita segala hal yang berkaitan dengan saya, pertama saya sangat hobi membaca, membaca apapun yang dapat memberi inspirasi dan memotivasi saya, kedua saya sangat suka musik dan nonton film karena kedua hal tersebut dapat menghibur saya di kala jenuh, ketiga saya sangat menggemari jogging dan basket karena dapat menjaga kebugaran tubuh saya (walaupun agak jarang, haha..) dan keempat saya sangat senang jalan-jalan ke tempat yang belum pernah saya kunjungi (biar ga nyasar kalu maen, hehe..).

Mungkin untuk sebagian orang yang baru kenal, saya agak terkesan cuek dan judes, hehehe... padahal saya tidak seperti itu, malah saya sangat senang jika mempunyai banyak teman, mungkin itu karena sifat saya yang pemalu jika baru kenal dengan seseorang (haha), saya selalu berusaha untuk menjadi teman yang baik karena itu saya sangat bersyukur ada di kelas 2KB01 ini karena semua orang-orangnya enak di ajak ngobrol dan bersahabat. Selain itu saya tidak suka dengan kegiatan yang namanya "menunggu" karena sangat membosankan dan penuh dengan tanda tanya, maka dari itu saya selalu berusaha tepat waktu dalam segala hal.

Demikianlah beberapa hal tentang saya yang dapat saya ceritakan, mohon maaf jika masih ada kekurangan dalam penulisannya, hehe..

Kamis, 05 November 2009

Work Breakdown Structure



Gambar di atas merupakan diagram dari Work Breakdown Structure :


Work Breakdown Structure (WBS) hampir memiliki pengertian yang mirip dengan daftar tugas. WBS adalah sebuah cara yang digunakan untuk mendefinisikan dan mengelompokkan tugas-tugas dari sebuah proyek menjadi bagian-bagian kecil sehingga lebih mudah di atur. Dalam WBS terdaftar setiap pekerjaan, setiap sub-pekerjaan, setiap tonggak penting dari proyek (milestone) dan produk atau jasa yang akan diserah terimakan (deliverables).

alasan perlunya WBS adalah :

1. Pengembangan WBS di awal Project Life Cycle memungkinkan diperolehnya pengertian cakupan proyek dengan jelas, dan proses pengembangan WBS ini membantu semua anggota untuk lebih mengerti tentang proyek selama tahap awal.

2. WBS membantu dalam pengawasan dan peramalan biaya, jadwal, dan informasi mengenai produktifitas yang meyakinkan anggota manajemen proyek sebagai dasar untuk membuat perundingan.

WBS merupakan elemen penting, karena memberikan kerangka yang membantu, antara lain dalam :

1. Penggambaran program sebagai ringkasan dari bagian-bagian yang kecil.

2. Pembuatan perencanaan

3. Pembuatan network dan perencanaan pengawasan.

4. Pembagian tanggung jawab.

5. Penggunaan WBS ini memungkinkan bagian-bagian proyek terdefinisi dengan jelas