Rabu, 16 Februari 2011

Penalaran Induktif


Penalaran adalah proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera (observasi empirik) yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian. Berdasarkan pengamatan yang sejenis juga akan terbentuk proposisi – proposisi yang sejenis, berdasarkan sejumlah proposisi yang diketahui atau dianggap benar, orang menyimpulkan sebuah proposisi baru yang sebelumnya tidak diketahui. Proses inilah yang disebut menalar.

PENALARAN INDUKTIF

Metode penalaran induktif adalah adalah suatu penalaran yang berpangkal dari peristiwa khusus sebagai hasil pengamatan empirik dan berakhir pada suatu kesimpulan atau pengetahuan baru yang bersifat umum.

1. GENERALISASI

Generalisasi adalah proses penalaran yang bertolak dari fenomena individual menuju kesimpulan umum.

• Kobe Bryant adalah pemain basket, dan ia bertubuh tinggi.

• Michael Jordan adalah pemain basket, dan ia bertubuh tinggi.

Generalisasi: Semua pemain basket bertubuh tinggi.

Pernyataan “Semua pemain basket bertubuh tinggi” hanya memiliki kebenaran probabilitas karena belum pernah diselidiki kebenarannya.

Contoh kesalahannya:

Nate Robinson juga pemain basket, tetapi tidak bertubuh tinggi.

1.1 Generalisasi sempurna

Adalah generalisasi dimana seluruh fenomena yang menjadi dasar penyimpulan diselidiki.

Contoh: sensus penduduk

1.2 Generalisasi tidak sempurna

Adalah generalisasi dimana kesimpulan diambil dari sebagian fenomena yang diselidiki diterapkan juga untuk semua fenomena yang belum diselidiki.

Contoh: Hampir seluruh pria dewasa di Indonesia senang memakai celana pantalon.

Prosedur pengujian generalisasi tidak sempurna

Generalisasi yang tidak sempurna juga dapat menghasilkan kebenaran apabila melalui prosedur pengujian yang benar.

Prosedur pengujian atas generalisasi tersebut adalah:

- Jumlah sampel yang diteliti terwakili.

- Sampel harus bervariasi.

- Mempertimbangkan hal-hal yang menyimpang dari fenomena umum/ tidak umum.

2. ANALOGI

Analogi adalah suatu proses penalaran dengan menggunakan perbandingan dua hal yang berbeda dengan cara melihat persamaan dari dua hal yang di perbandingkan tersebut sehingga dapat digunakan untuk memperjelas suatu konsep.

Messi merupakan pesepakbola yang berasal dari Argentina. Dia memiliki gerakan yang sangat lincah. Aguero juga merupakan pesepakbola yang berasal dari Argentina. Oleh karena itu dia memiliki gerakan yang sangat lincah.

Sumber :

http://andriksupriadi.wordpress.com/2010/04/03/pengertian-analogi/

http://utlia.wordpress.com/2010/02/26/penalaran-induktif/

http://id.wikipedia.org/wiki/Penalaran

Tidak ada komentar:

Posting Komentar